Cara pasang AC

Cara Pasang AC yang Benar dan Aman

Selain perawatan yang teratur, cara pasang AC yang benar adalah salah satu kunci utama agar kinerja AC anda optimal, AC tidak cepat rusak dan tahan lama. Oleh karena itu, kali ini kami akan membahas bagaimana cara pasang AC yang benar dan hal apa saja yang perlu diperhatikan ketika pemasangan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Pemasangan AC Split

Instalasi AC yang buruk akan menyebabkan masalah di masa yang akan datang. Meskipun anda menggunakan jasa pemasangan AC, berikut 7 hal yang perlu diperhatikan ketika pemasangan AC baik dengan menggunakan penyedia jasa atau memasang sendiri:

1. Perhatikan Panjang Pipa instalasi

Panjang Pipa AC
Sumber gambar : ekatalog.its.ac.id

Pada umumnya pada saat pembelian produk AC split, pipa instalasi sudah dalam satu paket dengan braket, selang pembuangan air, kabel lisrik dan ada yang terpisah. Apabila anda membeli sudah dalam bentuk paket maka hal pertama yang harus anda perhatikan adalah berapa panjang pipa instalasi yang diberikan dalam paket tersebut; apakah sudah sesuai dengan spesifikasi dari produk AC yang anda beli dan apakah sesuai dengan penempatan unit indoor dan outdoor AC. Karena penempatan unit indoor dan outdoor AC sangat mempengaruhi kebutuhan panjang pipa instalasi. Semakin jauh jarak antara unit indoor dan outdoor semakin panjang pipa instalasi yang diperlukan.

Untuk pemasangan “back to back” atau terhalang dengan tembok antara unit indoor dan outdoor, umumnya panjang pipa instalasi yang direkomendasikan sesuai spesifikasi minimal adalah sekitar 5m. Akan tetapi, apabila anda menginginkan panjang kurang dari 5m karena terkendala budget, maka panjang minimal yang direkomendasikan berdasarkan pengalaman di lapangan yaitu sekitar 3m. Kenapa minimal harus 3m? karena bila panjang kurang dari 3m di khawatirkan kinerja AC tidak optimal dan dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

2. Perhatikan Tebal Pipa instalasi

Hal penting berikutnya yang harus diperhatikan adalah tebal pipa instalasi. Untuk tebal pipa yang digunakan harus disesuaikan dengan spesifikasi dan persyaratan unit atau tekanan kerja freon yang digunakan. Berikut ini nilai tekanan kerja berdasarkan jenis freon :

  1. Freon R22 : 80 Psi
  2. Freon R32 : 140 Psi
  3. Freon R410a : 140 Psi

Dari data di atas freon R22 yang mempunyai tekanan 80 Psi dapat menggunakan pipa dengan tebal 0.5 mm, tetapi untuk freon R32 dan R410a yang mempunyai tekanan lebih besar dari R22 yaitu sebesar 140 psi, minimal menggunakan pipa dengan tebal 0.6 mm atau lebih besar yaitu 0.7mm dan 0.8mm. Jangan gunakan pipa dengan tebal lebih kecil dari nilai tersebut karena dikhawatirkan mudah bocor.

3. Penempatan unit Outdoor

Penempatan unit Outdoor
Sumber gambar : Youtube.com

Untuk penempatan unit outdoor, yang harus diperhatikan adalah posisi unit outdoor disarankan di bawah unit indoor. Hal ini dilakukan supaya cairan freon / refrigeran dapat bersikulasi dengan lancar untuk menghindari terjadinya penumpukan oli kompresor di unit indoor. Apabila hal ini terjadi, maka unit AC Anda dikhawatirkan tidak akan tahan lama karena oli yang berfungsi sebagai pelumas bersirkulasi sedikit karena menumpuk di unit indoor.

pemasangan unit outdoor AC
Pemasangan Unit Ourdoor Yang Salah
pemasangan unit outdoor AC di belakang rumah atau gedung
Pemasangan unit outdoor AC di belakang rumah atau gedung
pemasangan unit oudoor AC pakai pelindung angin
Pemasangan unit oudoor AC pakai pelindung angin
Jarak Unit Outdoor AC
Jarak Unit Outdoor AC

Bagi Anda yang tinggal di daerah pesisir, untuk penempatan unit outdoor alangkah baiknya diberikan dinding pelindung dengan jarak 70 cm dan lebar dan tingginya sebesar 150% dari besar unit indoor seperti gambar diatas. Hal ini dilakukan tujuannya untuk menghindari angin / udara dari laut langsung mengenai unit outdoor karena udara dari laut mempunyai kandungan garam yang tinggi yang dapat menyebabkan karat atau korosi

4. Penempatan unit Indoor

Jarak Unit Indoor AC
Jarak Unit Indoor AC

Sedangkan untuk unit Indoor, posisi penempatan yang benar adalah jangan terlalu mepet terhadap plafon atau dinding, berikan jarak sekitar 10 – 20 cm seperti pada gambar diata. Hal ini dialkuakan untuk sirkulasi udara, karena prinsip kerja unit indoor ini menghisap udara dari atas untuk didinginkan melalui evaporator dan kemudian dialirkan ke ruangan. Maka apabila jaraknya terlalu dekat, akan menyebabkan proses pendinginan tidak optimal karena sirkulasi udara yang kurang bagus.

5. Pemasangan kabel Ground dan Sistem Grounding

Grounding Logo

Sistem grounding menurut kami merupakan hal yang penting dalam pemasangan AC karena grounding ini adalah sistem pengaman baik untuk unit AC tersebut atau teknisi yang melakukan proses perawatan. Ketika terjadi kebocoran arus listrik atau korsleting sistem, grounding ini akan mengalirkan arus listrik yang berlebih ke tanah sehingga unit AC aman dan lebih tahan lama.

Apalagi untuk unit AC dengan tipe inverter sangat sensitif terhadap kebocoran arus listrik. Banyak temuan kami di lapangan, kabel grounding ini tidak dipasang padahal kabel ini menurut kami sangat penting untuk keamanan unit AC tersebut. Jadi apabila Anda melakukan pemasangan AC sendiri atau dengan menggunakan jasa, perlu diperhatikan pemasangan kabel grouding; jangan sampai tidak di pasang.

6 Wajib Dilakukan Proses Vakum

mesin vakum AC
sumber gambar : amazon.com

Hal terakhir yang perlu diperhatikan ketika pemasangan AC adalah wajib dilakukannya proses pemvakuman instalasi pipa khususnya bagi Anda yang menggunakan Jasa pemasangan. Kenapa hal ini perlu dilakukan? Karena untuk unit AC keluaran terbaru pada umumnya sudah menggunakan freon R32 dan oli kompresor. Freon R32 itu mempunyai sifat hygroscopic. Apa itu hygroscopic ? Hygroscopic yaitu kemampuan oli yang dapat menyerap uap air dalam hal ini udara.

Oleh karena itu, apabila instalasi pipa tidak dilakukan pemvakuman, maka udara dalam saluran instalasi akan terserap oleh oli sehingga dapat menyebabkan endapan atau kotoran. Kotoran terbentuk tersebut bersifat asam yang lama kelamaan akan mengikis pipa instalasi dan menjadi bocor.

Baca juga : Tips Memilih AC yang Hemat Listrik

7 Tahapan Cara Pasang AC Yang Benar dan Aman

Setelah kita mengetahui hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pemasangan AC, mari kita simak tahapan cara pasang AC yang benar dan aman berikut ini :

1. Persiapan Alat atau Tool yang Diperlukan

alat pemasangan AC
Sumber gambar : amazon.com

Langkah pertama yang perlu dipersiapkan adalah alat yang diperlukan dalam pemasangan AC. Berikut ini Alat – alat yang diperlukan dalam pemasangan AC atau Air Conditioner :

  • Obeng Plus
  • Obeng Minus
  • Water Pas
  • Bor Listrik
  • Palu Besi
  • Meteran
  • 1 Set Kunci L
  • 1 set Kunci pas
  • Kunci Inggris atau adjustable wrench
  • Cutter Pisau
  • Tang Potong
  • Pahat
  • pensil
  • Alat flaring pipa
  • Mesin Vacum
  • Manifold

2. Persiapkan bahan atau material yang diperlukan

Seperti yang sudah disampaikan sebelumya bahwa ketika anda membeli AC, anda diberikan dalam bentuk paket lengkap dengan pemasangan sehingga anda tidak perlu memikirkan material yang diperlukan. Namun apabila membeli paket yang tidak lengkap dan anda berniat untuk memasang AC sendiri, maka berikut ini bahan yang perlu dipersiapkan sebelum pemasangan.

  1. Unit AC Indoor
  2. Unit AC Outdoor
  3. Fisher Besi untuk memasangan bracket ke dinding
  4. Bracket Outdoor
  5. Bracket Indoor
  6. Pipa Tembaga sesuai spesifikasi Unit AC
  7. Kabel Listrik sesuai spesifikasi Unit AC
  8. Duct Tape
  9. Pipa PVC pembuangan Air
  10. Fisher Plastik
  11. MCB Box

3. Pemasangan Unit Indoor

Setelah alat dan bahan sudah disiapkan, maka langkah berikutnya adalah pemasangan unit indoor. Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan pengukuran jarak antara bracket dengan plafon sebesar 10 -20 cm untuk sirkulasi udara dan leveling bracket dengan waterpas agar lurus. Setelah semuanya ok, tandai dengan pensil sebagai tanda dan lakukan pengeboran pada tembok yang sudah ditandai untuk di pasang fisher plastik.

Pemasangan bracket
Cara Pasang Bracket Unit Indoor AC

Kemudian pasang bracket dengan skrup pada lubang yang sudah dipasang fisher plastik. Langkah berikutnya adalah lakukan pembuatan lubang pada tembok di sisi kanan atau kiri bracket dengan palu dan pahat untuk saluran pembuangan air dan pipa instalasi yang menuju unit outdoor.

Pemasang kabel listrik untuk air conditioner
Contoh Pemasangan kabel untuk unit Indoor AC
Contoh pemasangan kabel listri untuk unit Indoor

Setelah bracket indoor unit sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pemasangan kabel pada unit indoor. Jangan lupa kabel ground juga dipasang sebagai pengaman agar unit AC tidak rusak ketika terjadi korslet. Kemudian setelah kabel terpasang, pasangkan unit indoor pada bracket kemudian lakukan pemasangan MCB sebagai sumber listrik unit indoor dan outdoor

4. Pemasangan Unit Outdoor

Memasang Bracket Unit Outdoor AC
Sumber gambar: youtube.com

Langkah pertama pada pemasangan unit oudoor pastikan penempatan unit outdoor harus lebih rendah daripada unit indoor. Kemudian lakukan pengukuran jarak antar lubang baut pada unit outdoor. Setelah di ketahui jaraknya, lakukan pengeboran untuk pemasangan fisher besi sesuai jarak yang di ukur tadi tujuanya agar posisi braket sesuai dengan lubang baut pada unit outdoor.

Setelah Anda melakukan pemasangan fisher besi sesuai jarak yang diukur, pasanglah braket outdoor pada fisher besi tersebut dan pastikan kencang. Kemudian pasangkan unit outdoor pada bracket dan ikat dengan baut.

5. Menghubungkan Unit Indoor dan Unit Oudoor

Alat Flaring Pipa AC
Alat Flaring Pipa AC
Ukuran Flaring Pipa
Ukuran Pipa Flaring Pipa AC
Contoh Flaring pipa yang salah
Contoh flaring pipa yang benar dan yang salah

Sebelum kita menghubungkan unit indoor dan unit outdoor, terlebih dahulu kita melakukan flaring coinstalasi sesuai dengan ukuran pipa dengan alat flaring pipa ac seperti pada gambar diatas. Setelah dilakukan flaring, maka langkah berikutnya adalah menghubungkan pipa instalasi dengan unit indoor dan unit outdoor dengan menggunakan kunci pas seperti pada gambar dibawah. Kemudian setelah pipa instalasi dipastikan terpasang dengan baik, selanjutnya pasangkan kabel sumber listrik dari unit indoor ke unit outdoor.

Menghubungkan pipa instalasi AC
Cara menghubungkan pipa instalasi

6. Melakukan proses vacum pipa instalasi

proses vakum ac
Instalasi proses vakum AC

Setelah unit indoor dan unit outdoor terhubung, siapkan mesin vacum dan manifold. Selanjutnya hubungkan selang manifold warna biru ke unit outdoor dan selang manifold warna kuning ke mesin vacum; pastikan kedua nipel di unit outdoor dalam kondisi tertutup. Kemudian tutup kedua katup manifold (apabila menggunakan double manifold) dan nyalakan mesin vacum.

Setelah itu buka katup manifold warna biru maka suara mesin vacum akan terdengar kasar dan jarum manifold akan bergerak ke posisi -30 psi. Setelah jarum pada posisi -30 psi, tunggu sampe 10 menit dan pastikan suara mesin vacum sudah halus itu tanda bahwa udara dalam sistem instalasi sudah habis.

Selanjutnya tutup katup biru biarkan sampai 5 menit. Apabila posisi jarum berubah dari -30 psi maka bisa dipastikan itu terjadi kebocoran yang mungkin bisa terjadi pada sambungan untuk pipa yang baru. Apabila terjadi kebocoran, maka cari dan perbaiki kebocoran tersebut dan lakukan kembali proses vakum instalasi pipa seperti sebelumnya. Setelah dipastikan tidak terjadi kebocoran, selanjutnya buka kedua katup atau niple pada unit outdoor agar freon atau refrigeran bersirkulasi ke seluruh pipa instalasi

7 Tahap akhir

cara gulung duct tape
Cara merapikan instalasi pipa dan kabel dengan duct tape

Langkah terakhir yang harus anda lakukan adalah merapikan instalasi pipa dan kabel dengan melapisinya dengan duct tape agar terlihat lebih rapi dan jangan lupa pasang pipa pvc untuk pembuangan air akibat pengembunan area unit indoor. Demikianlah tahapan cara pasang AC Split yang benar dan aman seemoga artikel ini bermanfaat Terimakasih.

Dzikei

Berawal dari pengalaman berkecimpung di dunia jasa pembuatan berbagai furniture seperti kitchen set, lemari dan beberapa item lain yang customized, saya memulai petualangan saya mencari berbagai macam ide untuk mengembangkan usaha saya. Dan dari situ saya pun membaca banyak tulisan tentang dunia desain rumah, terutama desain interior yang akhirnya saya tuliskan dalam blog ini. Semoga dengan menulis dan menyusun konten di blog ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

View all posts by Dzikei →